Penjual bebek vs Penjual Jamu
Parman (30) yang kelelahan setelah keliling kampung menjual bebek, beristirahat di bawah pohon beringin bersama 10 bebek yang belum terjual. Selang 15 menit kemudian dia melihat seorang perempuan penjual jamu gendong , sebut saja Susi (24), yang terlihat begitu sintal. Rupanya Parman tertarik dan terus memerhatikan penjual jamu itu. Parman lantas mendekataai Susi. Parman: Mbak, boleh enggak saya menyentuh kakinya Susi : Memang kenapa dengan kaki saya? Parman: Menarik aja. pengen banget deh menyentuhnya.
Kalo boleh nyetuh, saya kasih dua bebek. Susi : (berfikir, dua bebek lumayan bisa untuk makan empat hari) oke boleh, tapi hanya nyentuh ya! jangan macam-macam! selesai menyentuh kaki Susi, Parman semakin tertarik Parman: Boleh enggak kalo saya pegang pipi mbak. kalo boleh, saya kasih tiga bebek deh Susi : Mas jangan kurang ajar ya. sudah dikasih nyetuh kaki malah minta pipi. Tapi kalo dikasih tiga bebek bebek, bolehlah… Parman belum puas juga. Dia lalu meminta untuk menyentuh p***dara Susi dengan imbalan lima bebek yang tersisa.
“Boleh saja. Asal mas menepati janji ubntuk menyerahkan semua bebek itu,” kata Susi. Setelah meremas-remas punya Susi, Parman semakin bergairah. begitu juga dengan Susi. Tiba-tiba Parman menghentikan remasannya. “Saya tidak punya bebek lagi, jadi sudah ya sampai di sini saja,” kata Parman. Susi yang terlanjur menikmati sentuhan Parman, protes. “Lho, kok berhenti. ayo teruskan.” Pinta Susi. “Enggak ah, aku enggak punya apa-apa lagi untuk membayar,” ujar Parman. “Udah, begini saja. kalau mas mau meneruskan meremas-remas, saya kembalikan semua bebek mas.” kata Susi. Parman kegirangan dan langsung melanjutkan aksinya.
Dia dapet Susi dan semua bebeknya kembali…
|
|
|
(100% Gratis) |


